Sebelum bercerita tentang meja jahit, saya ingin mengucapkan Selamat tahun baru 2012 teman2.
Menata meja jahit yang sudah lama saya rencanakan, akhirnya tercapai juga. Begitu pula untuk menentukan tempat yang pas untuk meletakkannya. Walopun saya blum menemukan meja yang bener2 sesuai dengan keigninan. Meja tersebut adalah pemberian kakak ipar saya, yang dulunya adalah meja makan di chalet mereka.
Meja jahit saya tidak terlalu besar namun sementara ini sudah cukup. Hm.. senang banget bisa mengatur peralatan menyulam, menjahit meskipun belum rapi benar dan belum semua renda, pita, kain, dan benang teratur dalam tempatnya. Karena selama ini peralatan jahit & menyulam tersimpan di mana2, ada yang di dalam kamar, ada yang di ruang kerja hubby...etc. Sedang untuk buku2 hanya beberapa saja yang saya taruh dimeja, terutama yang paling sering saya gunakan. Selebihnya buku2 menyulam saya atur di lemari di ruang kerja hubby (masih nebeng hubby).
Dan untuk merapikan peralatan tersebut saya telah merencakan sejak lama membeli 2 boite de mercerie. Kedua kotak tersebut dari rumah benang Thiriez Cartier-Bresson dan Soie Phenix tidak lah baru. Namun ini merupakan hasil perburuan saya dalam mencari mercerie ancienne (j'adore mercerie ancienne), terutama kota Soie Phenix tidak mudah di dapat. Sekarang tinggal berburu lampu meja dan kursi kerja (sementara pakai kursi meja makan) di vide grenier atopun brocante secara langsung atopun lewat internet.
Grand merci pour mon Fanfoue
Terjemahan bebas à la Wienda: Merceri ancienne : peralatan jahit menjahit jadul J'adore : hobby berat / fans berat Ma boite : kotak saya Mon petit atelier : tempat kerja yang kecil Vide grenier : pasar loak Thiriez Cartier-Bresson : merk benang Soie Phenix : merk benang sutra
|